
katatanahpapua.com — Wakil Wali Kota Sorong, H. Anshar Karim, memimpin pembahasan rencana kerja sama antara Pemerintah Kota Sorong dan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) melalui nota kesepahaman (MoU) yang digelar pada Rabu (28/1/2026). Pertemuan tersebut berlangsung di Kampung Sanitasi, Kota Tangerang Selatan, sebagai lokasi percontohan pengelolaan sanitasi terpadu berbasis masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Anshar Karim hadir bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Sorong, Corina Mansawan. Sementara dari pihak HAKLI, hadir Ketua Umum Prof. Dr. Arif Sumantri, SKM., M.Kes., Sekretaris Jenderal Bambang Lukisworo, SKM, serta Ketua Satuan Gugus Khusus Kebencanaan HAKLI Johny Sumbung, SKM., M.Kes.
Pembahasan MoU difokuskan pada kerja sama strategis pendayagunaan Tenaga Sanitasi Lingkungan guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sorong. Selain itu, pertemuan juga mengulas penguatan sistem sanitasi melalui pengelolaan sampah dan limbah yang berkelanjutan, serta langkah-langkah pengendalian penyakit Tuberkulosis (TB).
Wakil Wali Kota Sorong, H. Anshar Karim, menegaskan bahwa kolaborasi dengan HAKLI merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sorong dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan tenaga sanitasi profesional sangat penting untuk memastikan aspek higienitas, keamanan pangan, serta pengelolaan limbah pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar.
Sementara itu, Ketua Umum HAKLI, Prof. Dr. Arif Sumantri, menyampaikan bahwa peran Tenaga Sanitasi Lingkungan menjadi kunci dalam menjamin proses pengolahan, distribusi, hingga pengelolaan limbah makanan agar tidak menimbulkan risiko kesehatan lingkungan.
Penguatan Pengelolaan Sampah
Selain Program MBG, pembahasan juga menyoroti pengelolaan sampah dan limbah berbasis keberlanjutan serta bernilai ekonomi sirkular. Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong penerapan praktik pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi tepat guna dalam pengolahan limbah domestik maupun non-domestik di Kota Sorong.
Pemerintah Kota Sorong menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan HAKLI dalam mendukung target pembangunan kesehatan dan penguatan ketahanan lingkungan perkotaan. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman awal untuk menindaklanjuti pembahasan MoU ke tahap perumusan teknis dan implementasi program.


Tidak ada komentar