Ali Baham Temongmere, Putra Mbaham yang Meniti Karier Birokrasi hingga Pj Gubernur Papua Barat

Yusuf Muri Salampessy
8 Feb 2026 20:23
2 menit membaca

Manokwari, Papua Barat — Drs. H. Ali Baham Temongmere, M.T.P resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Papua Barat pada Kamis, 20 Februari 2025. Jabatan tersebut diembannya sejak 1 November 2023 berdasarkan penetapan Presiden Republik Indonesia dan pelantikan oleh Menteri Dalam Negeri.


Selama menjabat, Ali Baham menjalankan peran sebagai kepala pemerintahan sementara di Papua Barat pada masa transisi menuju kepemimpinan definitif. Ia berfokus pada menjaga stabilitas pemerintahan, memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal, serta mengawal proses demokrasi daerah agar berlangsung aman dan damai.


Ali Baham yang lahir di Kampung Kotam, Distrik Fakfak, Kabupaten Fakfak pada 12 Juni 1967, merupakan putra asli Papua Barat dari suku Mbaham. Kariernya di birokrasi dimulai sejak menjadi CPNS pada tahun 1986. Ia dikenal sebagai sosok birokrat berpengalaman yang meniti karier dari tingkat distrik hingga jabatan strategis di tingkat provinsi.


Sebelum dipercaya sebagai Pj Gubernur, Ali Baham pernah menjabat sejumlah posisi penting, antara lain Camat Teluk Arguni, Kepala Bappeda Kabupaten Fakfak, Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, hingga Sekda Provinsi Papua Barat yang dilantik secara definitif pada 31 Oktober 2023.
Dalam masa kepemimpinannya sebagai Pj Gubernur, Ali Baham aktif melakukan kunjungan kerja ke berbagai kabupaten di Papua Barat. Ia mendorong sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, menyalurkan bantuan sosial, mendukung pengembangan UMKM, pendidikan, serta mendorong pemanfaatan energi bersih. Selain itu, ia juga melakukan penguatan pengawasan birokrasi dan kerja sama lintas lembaga, termasuk dengan BPKP.


Ali Baham juga menekankan pentingnya pelaksanaan otonomi khusus (Otsus) sebagai ruang afirmasi bagi orang asli Papua untuk berperan dalam pemerintahan dan pembangunan daerah. Ia secara konsisten mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan sosial.
Pada akhir masa jabatannya, Ali Baham secara resmi menyerahkan kepemimpinan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat terpilih, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si dan Mohammad Lakotani, S.H., M.Si.


Dengan berakhirnya masa tugas tersebut, Ali Baham Temongmere dinilai telah menjalankan peran strategis dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi dan pembangunan di Tanah Papua

katatanahpapua.com adalah bagian dari jaringan media katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x