Simposium Tiga Negara: Jalan Baru Internasionalisasi Kampus Islam

Kata Tanah Papua
3 Agu 2025 14:01
2 menit membaca

Jakarta, katatanahpapua.com — Dalam lanskap pendidikan tinggi dunia, kehadiran perguruan tinggi Islam Indonesia sering kali terabaikan. Namun hal itu perlahan berubah. Sabtu, 2 Agustus 2025, APTIKIS bersama 14 PTKIS menyatakan kesiapan mereka menapaki pentas internasional melalui simposium di Malaysia, Thailand, dan Singapura, diawali dengan FGD yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Acara yang berlangsung intens dan strategis itu menandai babak baru internasionalisasi PTKIS. Tak hanya menjawab tantangan zaman, tetapi juga menjadi alat untuk memperkuat posisi tawar lembaga pendidikan Islam di kawasan Asia Tenggara.

APTIKIS, sebagai penggerak, ingin memastikan bahwa agenda ini bukan perjalanan elitis, melainkan gerakan kolektif yang menyasar peningkatan kualitas dan pengaruh PTKIS.

Ketua Umum APTIKIS Dr. Maslim Halimin menyebut bahwa jejaring luar negeri adalah bagian dari misi memperluas kiprah keilmuan.

“Simposium ini menjadi peluang memperkenalkan riset-riset kita dan membangun kolaborasi yang saling memperkuat,” jelasnya.

Staf Khusus Menteri Agama, Farid Saenong, yang hadir dalam FGD, melihat momentum ini sebagai hasil dari kerja panjang PTKIS dalam meningkatkan mutu.

“Yang berangkat ke luar negeri adalah wajah-wajah kampus Islam yang selama ini tekun bekerja dalam diam. Sekarang, dunia harus tahu kualitasnya,” ujarnya penuh semangat.

Ia menegaskan bahwa dukungan Kementerian Agama tidak bersifat simbolik, tapi menyasar aspek substansi: peningkatan kapasitas kelembagaan dan jejaring internasional.

“Kita ingin PTKIS menjadi tempat belajar, bukan hanya untuk umat Islam Indonesia, tetapi juga dari luar negeri.”

Ismail Suardi Wekke menggarisbawahi bahwa peran kampus tak cukup hanya mendidik mahasiswa lokal.

“PTKIS harus hadir dalam percakapan global tentang Islam, tentang nilai, tentang solusi masa depan. Kita punya nilai, punya tradisi, dan punya keunggulan yang harus dibawa ke forum-forum dunia,” tegasnya. (*)

katatanahpapua.com adalah bagian dari jaringan media katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x