Korwil APUDSI Papua Barat Daya: Calon Ketua APUDSI Harus Mampu Bersinergi dan Membaca Peluang Potensi Usaha di Desa

Kata Tanah Papua
31 Jul 2025 22:53
News 0 759
2 menit membaca

Sorong, katatanahpapua.com — Majelis Kesejahteraan Nasional Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia kini tengah gencar membuka Seleksi Nasional Calon Ketua APUDSI Tingkat Kota/Kabupaten Seluruh Indonesia. Tak tertinggal pula di Papua Barat Daya yang merupakan provinsi baru ke-38 di Indonesia yang resmi terbentuk pada tahun 2022 lalu.

Ketua Kordinator Wilayah MKN APUDSI Papua Barat Daya, Ruslan Rasid, saat ditemui awak media, Kamis, 31 Juli 2025 di kediamannya yang bertempat di Jalan Kenanga, Mariyai, Mariat. Kabupaten Sorong menuturkan bahwa dirinya selaku Korwil dalam sepekan lalu telah melakukan sosialisasi di tingkat kabupaten/kota se-Papua Barat Daya.

“Benar. Kami selaku Korwil APUDSI Papua Barat Daya dalam sepekan kemarin telah koordinasi dengan beberapa pelaku-pelaku usaha di tingkat kabupaten-kota terkait dengan adanya kegiatan seleksi nasional calon ketua APUDSI tingkat kabupaten yang diadakan oleh Majelis Kesejahteraan Nasional APUDSI melalui situs resmi kami”.

Selaku Korwil, ia berpesan kepada para calon Ketua APUDSI tingkat kabupaten/kota yang telah mendaftar agar segera melengkapi seluruh persyaratan yang diminta oleh Pansel tingkat pusat sebelum batas akhir penyerahan dokumen yakni tanggal 5 Agustus 2025 mendatang.

Kepada awak media, ia berpesan pula bahwa para Calon Ketua APUDSI yang nantinya terpilih sebagai ketua definitif mampu bersinergi dengan baik serta membaca peluang-peluang usaha di desa yang dapat ekspor ke manca negara.

“Harapan saya kepada para calon ketua APUDSI di tingkat kabupaten/kota dapat bersinergi baik secara vertikal dan horisontal, terutama membaca peluang-peluang usaha di desa yang dapat dikembangkan bahkan melakukan ekspor ke manca negara. Dalam hal ekspor misalnya, saya melihat khususnya di Papua Barat Daya ini kita masih sangat bergantung pada ekspor migas, jadi dengan adanya APUDSI ini, kita mencoba mengajak para pelaku usaha di desa untuk bersinergi dalam ekspor non migas, karena saya melihat di Papua Barat Daya ini terdapat komoditas unggulan yang tidak kala hebat dengan provinsi lain, misalnya di sektor kelautan dan perikanan, pertanian, pariwisata, dan sektor lain seperti tenun ikat yang kita kenal dengan tenun Papua dan masih banyak lagi komuditas adat lainnya yang bisa kita lakukan akselerasi dan maksimalkan sehingga di desa-desa terjadi pertumbuhan ekonomi yang iklusif. Itu menjadi PR para calon ketua APUDSI tingkat kabupaten nantinya”. Unggahnya.

APUDSI berkomitmen sesuai dengan visi misi dan programnya akan mewujudkan perekonomian desa yang maju dan terintegrasi demi pengembangan lapangan pekerjaan, perluasan sektor industri, dan pemerataan ekonomi. (Mz)

katatanahpapua.com adalah bagian dari jaringan media katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x