Serahkan Dokumen Persyaratan, Indah Maju Sebagai Ketua APUDSI Kabupaten Tambrauw

Kata Tanah Papua
8 Okt 2025 21:48
News 0 247
2 menit membaca

Aimas, katatanahpapua.com — Bertempat di Kafe Janji Jiwa, Aimas, Iin Indah Muhidin secara langsung menyerahkan dokumen rekomendasi dukungan Bupati Kabupaten Tambrauw serta persyaratan lainnya terkait pencalonannya sebagai Calon Ketua MKD APUDSI Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya. Rabu, 8 Oktober 2025.

Penyerahan berkas persyaratan Calon Ketua Majelis Kesejahteraan Daerah, Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia Kabupaten Tambrauw ini menjadi pelengkap bahwa MKD APUDSI se-Papua Barat Daya yang terdiri dari 1 kota, 5 kabupaten tersebut telah berdiri dan siap mengikuti kegiatan pelantikan 416 MKD seluruh Indonesia beberapa bulan ke depan yang akan dilanjutkan dengan kegiatan retreat.

Korwil APUDSI Papua Barat Daya, Ruslan Rasid kepada katatanahpapua.com, Kamis, 9 Oktober 2025, menyampaikan bahwa sebelumnya dokumen dalam bentuk file pdf dirinya telah menyerahkan ke Bung Irfan selaku OKK MKN APUDSI untuk kemudian diteruskan ke Ketua Umum MKN APUDSI dan selanjutnya ke Menteri Desa dan PDT Republik Indonesia.

Lebih lanjut, Korwil Papua Barat Daya itu pun berdasarkan hasil komunikasi dengan OKK MKN APUDSI, menjelaskan bahwa agenda Rapat Koordinasi Nasional / Rakornas APUDSI yang rencananya akan dilaksanakan di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat pada akhir September 2025 kemarin tertunda, dan Insya Allah dijadwalkan kembali pada akhir Oktober 2025 mendatang.

Salah satu agenda besar dalam kegiatan Rakornas APUDSI yang akan dihela pada akhir Oktober 2025 mendatang itu selain melaporkan hasil pembentukan MKD APUDSI oleh Korwil seluruh Indonesia dan penyerahan PO APUDSI, ialah mendengarkan secara langsung terkait sosialisasi pelaksanaan pelantikan 416 Ketua MKD APUDSI se Indonesia.

Sebagai Calon Ketua MKD APUDSI Kabupaten Tambrauw, Iin atau yang sapaan akrabnya dipanggil dengan Indah, menuturkan, keinginan dirinya menjadi Ketua APUDSI Kabupaten Tambrauw ialah ingin berpartisipasi aktif memajukan sektor ekonomi daerah tersebut.

Ia melanjutkan bahwa terdapat beberapa macam komoditas perkebunan unggulan yang dimiliki Tambrauw, salah satunya adalah potensi kopra (kelapa kering) yang selama ini dipasok ke Bitung, Sulawesi Utara.

Menurutnya, selama ini para petani kelapa di Tambrauw masih menggunakan cara-cara tradisional dalam mengolah kopra, sehingga dirinya akan mencoba meningkatkan model pengolahan kopra yang lebih modern sehingga mampu menghasilkan kopra putih berkualitas tinggi yang kemudian dikemas secara higenis dan kuat.

Harapan utama dari pengolahan kopra modern ini tentu di samping mampu mengangkat harga kopra itu sendiri, maka secara otomatis terbukanya peluang pasar yang lebih luas bahkan para petani kelapa mampu mengekspor kopra ke luar negeri seperti Malaysia, Filipina, dan India.(Mz)

katatanahpapua.com adalah bagian dari jaringan media katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x