Tokoh Adat Suku Aifat, Isak Sorry Minta DPP PPP Segera Evaluasi Kepemimpinan Rosmiah Mattalitti di Papua Barat Daya

Kata Tanah Papua
21 Agu 2025 13:38
News 0 597
2 menit membaca

Waisai, katatanahpapua.com — Diduga kuat Rosmiah Matalitti telah menyalahi kewenangannya sebagai Ketua DPW PPP Papua Barat Daya.

Dugaan penyalahgunaan wewenang tersebut muncul di permukaan setelah ramai di media terhadap upayanya untuk menggantikan M. Saleh Maro sebagai Sekwil PPP Papua Barat Daya, Hasbullah sebagai Ketua PPP Kota Sorong, dan Saruddin Binwasef sebagai Ketua PPP Raja Ampat.

Berdasarkan hasil penelurusan, Rosmiah Mattalitti ditunjuk sebagai Ketua DPW PPP Papua Barat Daya atas dasar penunjukan langsung DPP PPP di Jakarta pada tahun 2023 lalu dikarenakan adanya pemekaran provinsi baru, Papua Barat Daya.

Salah satu Tokoh Adat Suku Aifat Kabupaten Maybrat ikut berkomentar perihal upaya Rosmiah Mattalitti tersebut, saat diwawancarai, ia mengingatkan kembali Pengurus DPP di Jakarta bahwa Rosmiah Mattalitti dipilih bukan berdasarkan Musyawarah Wilayah tetapi penunjukan oleh DPP untuk kebutuhan hajatan pileg hingga masuk pilkada.

Seiring waktu berjalan, Ketua DPW Papua Barat Daya telah keluar dari rel organisasai, persoalan ini menjadi tanggung jawab pimpinan pusat untuk segera mengkaji ulang agar tidak berdampak buruk pada agenda muktamar yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Harapan dan keinginan Tokoh Adat Suku Aifat, Isak Sorry adalah mengutamakan azas musyawarah dan keterbukaan di partai berlambang Ka’bah sebagai simbol rumah kita bersama, khususnya kami yang ada di daerah pedalaman suku Aifat.

Upaya ini adalah bagian dari langka kongkrit menyelamatkan Partai Persatuan Pembangunan di Papua Barat Daya terlebih lagi Rosmiah Mattalitti sudah jarang berdomisili di Kota Sorong, pasca pileg dan pilkada 2024 lalu. Tutupnya. (Mz)

katatanahpapua.com adalah bagian dari jaringan media katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x