
Sorong,katatanahpapua.com — Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Papua Barat Daya menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong yang mengalokasikan anggaran sekitar Rp62 miliar untuk pelaksanaan Program Sekolah Gratis pada tahun 2026.
Dukungan ini disampaikan menyusul pernyataan Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, yang menegaskan komitmen daerah dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui investasi di sektor pendidikan.

Ketua DPW PPP Papua Barat Daya, Mukhsin A. Wahid, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemkot Sorong yang dinilai sejalan dengan semangat PPP dalam memperjuangkan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.
“Kebijakan alokasi anggaran pendidikan yang konsisten meningkat dari tahun ke tahun dari Rp30,54 miliar pada tahun sebelumnya menjadi Rp62 miliar pada 2026, hal ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menempatkan pendidikan sebagai prioritas pembangunan”. Ungkapnya.
Ia menilai program ini sejalan dengan perjuangan PPP untuk mendorong keadilan sosial dan pemerataan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk Orang Asli Papua (OAP).
Senada dengan itu, Sekretaris DPW PPP Papua Barat Daya, Ruslan Rasid, menambahkan bahwa dukungan partai terhadap Program Sekolah Gratis merupakan bentuk konkret keberpihakan PPP terhadap kepentingan rakyat, khususnya di bidang pendidikan yang menjadi fondasi utama kemajuan daerah.
Ruslan juga menyoroti pentingnya sinergi antara Pemkot Sorong, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, dan pemerintah pusat dalam memastikan keberlanjutan pembiayaan program tersebut.
Ia berharap dukungan lintas pemerintahan ini dapat terus diperkuat agar Program Sekolah Gratis tidak hanya berjalan di Kota Sorong, tetapi juga dapat direplikasi di kabupaten/kota lain di Papua Barat Daya, bahkan di seluruh Tanah Papua, sebagaimana menjadi harapan Wali Kota Septinus Lobat.
Sebagaimana diketahui, Wali Kota Sorong Septinus Lobat sebelumnya menyampaikan bahwa anggaran Rp62 miliar tersebut disiapkan untuk mengakomodasi seluruh satuan pendidikan sasaran Program Sekolah Gratis, mulai dari jenjang PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Pembiayaan program ini bersumber dari APBD Kota Sorong, dana Otonomi Khusus (Otsus), serta didukung pendanaan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan pemerintah pusat.
Wali Kota Septinus menegaskan bahwa pembangunan SDM merupakan kunci untuk mengatasi persoalan sosial seperti kemiskinan dan ketertinggalan, sehingga pendidikan harus menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Ia juga berharap model sekolah gratis di Kota Sorong dapat menjadi contoh dan diadopsi secara lebih luas di wilayah Indonesia timur.
DPW PPP Papua Barat Daya menegaskan akan terus mengawal dan mendukung implementasi Program Sekolah Gratis guna memastikan program ini tepat sasaran, transparan, dan bebas dari pungutan liar sebagaimana telah diinstruksikan oleh Wali Kota Sorong.
Partai juga mendorong agar program serupa dapat menjadi model kebijakan pendidikan gratis di daerah-daerah lain di Papua Barat Daya, sejalan dengan visi besar mempercepat peningkatan kualitas SDM Papua menuju Papua Emas 2045. (M)





Tidak ada komentar