DPP PPP GELAR RAPAT KOORDINASI VIRTUAL BAHAS KONSOLIDASI DAN EVALUASI PARTAI

Kata Tanah Papua
16 Apr 2026 12:49
Headline News 0 42
4 menit membaca

Sorong,katatanahpapua.com — Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan sukses menggelar agenda rapat koordinasi nasional dalam rangka konsolidasi dan evaluasi partai, (Kamis, 16 April 2026), kegiatan tersebut dilaksanakan secara online.

Rakor virtual yang dihadiri oleh seluruh Ketua dan Sekretaris DPW se-Indonesia tersebut dibuka langsung oleh Mardiono selaku Ketua Umum DPP PPP. Turut hadir pula Bendahara Umum DPP, Wakil Sekretaris Jenderal DPP, dan beberapa pimpinan tingkat DPP lainnya.

Dalam sambutannya, Mardiono selaku Ketua Umum menyampaikan ucapan terimakasih kepada DPW yang telah berhasil mengawal dan mengkoordinir DPC untuk melakukan musyawarah cabang.

Melalui rapat koordinasi virtual pada kesempatan ini pertama saya sampaikan terima kasih atas kehadiran ketua wilayah dan sekretaris wilayah di seluruh Indonesia yang telah memenuhi undangan dalam rangka rapat koordinasi. Saya sampaikan terima kasih kepada wilayah yang telah mampu menyelesaikan penyelenggaraan musyawarah cabang dan yang belum selesai saya mengajak untuk kita memulai segera. Saya berharap hasil dari Muscab menjadi bekal bagi kita semua untuk memenuhi agenda-agenda politik nasional dalam rangka menjemput agenda-agenda besar kita yaitu di mana kita sebagai partai politik kita akan mengikuti pemilihan umum nanti pada tahun 2029″. Sambutnya.

Mardiono lebih lanjut menyampaikan kepada seluruh Ketua dan Sekretaris DPW se Indonesia agar bertindak bijak sehingga tidak mudah termakan isu-isu yang tidak benar terlebih lagi memicu perpecahan antar sesama kader partai berlambang ka’bah tersebut.

“Bapak Ibu sekalian, rekan-rekan ketua wilayah dan sekretaris wilayah, belakangan ini banyak penyusup yang menciptakan informasi sesat dengan tujuan mengadu domba antara kader dengan kader, beberapa hari yang lalu pula mereka tebarkan isu sesat bahwa kita ditolak oleh pengadilan negeri dan seterusnya padahal itu tidak benar. Sehingga itu juga ingin kami konsolidasikan pada kesempatan ini, oleg karenanya, saya minta kepada rekan-rekan semua agar berusaha mendapatkan informasi yang akurat, kita sebagai politisi kita tentu tidak boleh diam terhadap informasi sesat itu semua”. Tegasnya.

Rapat koordinasi dan evaluasi yang diselenggarakan secara virtual tersebut berlangsung lebih kurang dua jam, berdasarkan pantauan katatanahpapua.com, kegiatan tersebut berlangsung secara interaktif dan dinamis.

Pihak DPP mendengarkan paparan para Ketua DPW dan/atau Sekretaris DPW se Indonesia terkait gambaran situasi dan perkembangan partai di daerah, yang lebih disorot adalah terkait dengan perkembangan pelaksanaan muscab yang dilakukan para ketua partai di tingkat kabupaten/kota.

Bendahara Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan, yang juga merupakan Anggota DPRD Sulawasi Selatan, Imam Fauzan Amir Uskara, dalam kesempatannya, menyampaikan kepada para peserta yang hadir, agar melakukan evaluasi dan mengambil tindakan tegas terhadap DPC yang tidak dapat melaksanakan musyawarah cabang.

Silakan DPW menyurati para ketua DPC tersebut diberikan batas waktu untuk pelaksanaan muscab hingga Mei bulan depan, jika sudah keluar dari batas waktu yang diberikan maka dari situ DPW ambil lagi, Jika ada DPC yang tidak taat terhadap Anggaran Dasar dan Rumah Tangga Partai maka sekali lagi silahkan DPW menyurati DPC tersebut memberikan batas waktu pelaksanaan muscab jika toh pun tidak digubris oleh ketua dpc-nya silakan dilaporkan ke DPP kemudian silakan diambil alih”. Terangnya

Selain terkait dengan pembahasan musyawarah cabang, dalam agenda koordinasi tersebut, para Ketua Wilayah dan Sekretaris Wilayah menyoroti manuver politik yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah selaku Sekretaris Jenderal DPP PPP, Gus Yasin, para peserta merekomendasikan agar Gus Sekjen dicopot jabatannya sebagai Sekjen PPP di pusat.

Hal tersebut tentunya dilatarbelakangi oleh berbagai tindakannya selaku Sekjen DPP PPP yang mana berdasarkan informasi yang beredar, Gus Yasin disinyalir telah melakukan pelanggaran konstitusi partai petiga.

Kami melihat bahwa sekjen ini telah melakukan tindakan-tindakan inkonstitusional, pertama ketika kita akan Mukernas kemarin di Makassar beliau melakukan manuver manuver yang mencoba menggagalkan kerja-kerja organisasi begitu juga di Bimtek kemarin di Bali, selanjutnya surat-surat terakhir yang kita terima per hari ini yang ditandatangani oleh Beliau sendiri menurut saya ini udah cacat konstitusi, kami minta kepada pimpinan harus segera dilakukan revitalisasi dan tindakan secepatnya agar kita tidak terbelenggu pada suasana ini terus menerus“. Ujar Ketua DPW DKI Jakarta

Kegiatan rapat koordinasi virtual ditutup dengan foto bersama dan mengisi form kehadiran secara elektronik.(M)

katatanahpapua.com adalah bagian dari jaringan media katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x