Transformasi Digital PPP: Admin IT DPW Papua Barat Daya Ikuti ToT Aplikasi SIPPP

Kata Tanah Papua
29 Okt 2026 04:32
News 0 34
4 menit membaca

Sorong,katatanahpapua.com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Papua Barat Daya mengikuti kegiatan Training of Trainer (ToT) Aplikasi Sistem Informasi Partai Persatuan Pembangunan (SIPPP) yang digelar secara virtual pada Kamis (29/10/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya masif partai berlambang Ka’bah tersebut dalam melakukan transformasi digital dan memantapkan pendataan keanggotaan menyongsong agenda verifikasi partai politik pada tahun 2027 mendatang.

Kegiatan ToT berskala nasional tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PPP, Jabbar Idris. Pelatihan online ini diikuti oleh jajaran pengurus pusat serta jajaran admin IT dari seluruh DPW PPP se-Indonesia, termasuk dua Admin IT DPW PPP Papua Barat Daya, Zulfikar dan Gibran.

Turut hadir dalam pembukaan ToT virtual tersebut di antaranya Ketua Tim IT DPP PPP Permadi Arya, Kepala Kesekretariatan DPP PPP Kholis, tim vendor pengembang Aplikasi SIPPP, serta jajaran pengurus DPW dari Sabang sampai Merauke.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Wasekjen DPP PPP Jabbar Idris menekankan betapa krusialnya peran para administrator IT di tingkat wilayah. Ia berharap seluruh peserta dapat menyerap seluruh materi pelatihan dengan optimal agar pengelolaan data di daerah dapat berjalan tanpa kendala teknis.

“Harapan besarnya, seluruh Admin IT DPW dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif hingga selesai sehingga ketika melaksanakan tugasnya sebagai admin dapat berjalan dengan lancar,” ujar Jabbar Idris dalam arahannya.

Menyiapkan Diri Hadapi Verifikasi Parpol 2027

Sementara itu, Ketua Tim IT DPP PPP Permadi Arya menjelaskan bahwa pengembangan dan pemanfaatan Aplikasi SIPPP merupakan wujud nyata transformasi teknologi di tubuh PPP.

Aplikasi ini dirancang untuk memodernisasi tata kelola administrasi partai, khususnya dalam aspek pendataan keanggotaan dan struktur organisasi secara terintegrasi.

Menurut Permadi, kesiapan data yang terstruktur sejak dini menjadi kunci utama bagi PPP untuk melenggang mulus saat tahapan verifikasi parpol oleh penyelenggara pemilu dimulai pada tahun 2027.

“Fitur-fitur di dalam aplikasi SIPPP adalah bentuk bagian dari transformasi PPP dalam bidang pendataan keanggotaan secara teknologi guna menyiapkan diri menghadapi verifikasi parpol pada tahun 2027 mendatang,” tegas Permadi Arya di hadapan para peserta ToT.

Ia menambahkan bahwa sistem ini memiliki empat fitur utama yang menjadi pilar basis data partai, yakni Data Keanggotaan, Data Kepengurusan, Data Kantor, serta Data Fraksi. Keempat fitur ini akan mengintegrasikan seluruh data pengurus dan anggota PPP dari tingkat pusat hingga daerah dalam satu pangkalan data yang aman dan akurat.

Tidak hanya sebatas empat fitur utama tersebut, aplikasi SIPPP juga dilengkapi dengan formulir pendataan strategis lainnya. Fitur tambahan ini mencakup Database Hasil Pemilu Legislatif Tahun 2024, Database Bakal Calon Legislatif (Bacaleg), hingga Database Bakal Calon Saksi TPS di seluruh Indonesia. Integrasi data ini bertujuan agar PPP memiliki basis pemetaan politik yang matang dan terukur jauh sebelum kontestasi pemilu berikutnya digelar.

DPW PPP Papua Barat Daya Sambut Positif dan Siap Migrasi Data

Langkah strategis yang dicanangkan oleh DPP PPP ini mendapat respons sangat positif dari pengurus daerah. Sekretaris DPW PPP Papua Barat Daya, Ruslan Rasid, menyatakan apresiasinya atas terobosan digitalisasi kepartaian yang dinilainya sangat relevan dengan kebutuhan modernisasi organisasi saat ini.

Ruslan menegaskan bahwa DPW PPP Papua Barat Daya berkomitmen penuh untuk mendukung program pusat. Bahkan, pihaknya telah mengantisipasi langkah ini dengan membangun sistem pendataan mandiri di tingkat lokal yang kini siap dimigrasikan ke dalam aplikasi resmi DPP.

“Kami menyambut baik langkah-langkah transformasi yang dilakukan oleh DPP PPP, khususnya dalam bidang pendataan kepartaian guna menyongsong tahapan verifikasi nanti,” kata Ruslan Rasid saat memberikan keterangannya.

“Kami juga sebenarnya sudah punya aplikasi serupa di internal PPP Papua Barat Daya. Sisa dimutasikan dan disesuaikan saja ke dalam Aplikasi SIPPP yang dirilis oleh DPP Partai Persatuan Pembangunan,” lanjutnya optimistis.

Dengan keikutsertaan dua Admin IT DPW PPP Papua Barat Daya, Zulfikar dan Gibran, dalam ToT ini, proses pemindahan dan sinkronisasi data dari daerah ke pusat dipastikan dapat berjalan cepat dan akurat. Ruslan meyakini bahwa kesiapan infrastruktur digital ini akan menjadikan PPP Papua Barat Daya lebih siap memenuhi seluruh kualifikasi verifikasi partai politik di wilayah Papua dan Indonesia Timur.

Melalui pelatihan ToT ini, PPP membuktikan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi demi mewujudkan tata kelola partai yang transparan, akuntabel, dan berbasis data solid.

katatanahpapua.com adalah bagian dari jaringan media katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x