Menjaga Marwah NU: PWNU Jateng Serukan Deklarasi Penting Jelang Muktamar Ke-35

Kata Tanah Papua
23 Agu 2026 22:34
1 menit membaca

Jawatengah,katatanahpapua.com — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah secara tegas menyerukan agar pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU dibebaskan dari segala bentuk politik uang, intervensi kekuasaan, hingga praktik politik “paket” kepemimpinan.

Langkah moral ini diambil untuk memelihara marwah organisasi dan menjaga kedaulatan peserta Muktamar dalam memilih sosok pemimpin PBNU masa depan.

Deklarasi moral ini dibacakan oleh Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidullah Shodaqoh saat pembukaan Pembukaan Bahtsul Masail NU Jateng di Pesantren Darussalam Sempong, Kabupaten Semarang.

Pihak PWNU Jateng menilai, gelombang perhelatan Muktamar Ke-35 yang makin mendekat membutuhkan perlindungan terhadap integritas dan independensi ulama.

Peringatan ini sejalan dengan seruan moral yang digaungkan wilayah lain seperti PWNU DIY serta para masyayikh, agar proses pergantian pucuk kepemimpinan PBNU benar-benar murni berlandaskan keteladanan, rekam jejak khidmah, dan gagasan keumatan.

Penegasan PWNU Jateng muncul di tengah dinamika kompetisi internal organisasi yang semakin menghangat. Dengan menyuarakan penolakan terhadap politik praktis dan intervensi eksternal, PWNU Jateng berharap Muktamar Ke-35 NU dapat menjadi contoh perhelatan muktamar yang sejuk, beradab, serta melahirkan kepemimpinan jam’iyyah yang akuntabel dan independen.

katatanahpapua.com adalah bagian dari jaringan media katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x