BGTK Papua Barat Fasilitasi Penguatan Manajemen Berbasis Sekolah bagi 134 Kepala SD di Kabupaten Manokwari

Yusuf Muri Salampessy
11 Okt 2026 12:06
2 menit membaca

Manokwari, 8 Oktober 2026 — Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Papua Barat memfasilitasi kegiatan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang diselenggarakan oleh Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari. Kegiatan ini diikuti oleh 134 Kepala Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Manokwari dan dilaksanakan di Hotel Billy Manokwari, Kamis, 8 Oktober 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat pemahaman dan praktik Manajemen Berbasis Sekolah di satuan pendidikan. Melalui kegiatan tersebut, para kepala sekolah diajak untuk mengenali sejauh mana pelaksanaan MBS telah diterapkan di sekolah masing-masing, sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu diperbaiki dan dikembangkan.

Dalam pelaksanaannya, peserta didorong untuk melihat MBS tidak sekadar sebagai konsep pengelolaan sekolah, tetapi sebagai sebuah pendekatan yang menempatkan sekolah sebagai pusat pengambilan keputusan dan perbaikan mutu pendidikan. Kepala sekolah diharapkan mampu memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia secara efektif, melibatkan warga sekolah dan pemangku kepentingan, serta mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan dan kondisi nyata di sekolah.

Melalui proses diskusi dan refleksi, para peserta juga diarahkan untuk mengidentifikasi praktik MBS yang sudah berjalan, berbagai tantangan yang dihadapi, serta peluang perbaikan yang dapat dilakukan. Dengan demikian, kegiatan tidak berhenti pada pemahaman konsep, tetapi mendorong lahirnya langkah-langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah.

Fasilitasi BGTK Papua Barat dalam kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan kompetensi kepala sekolah dan peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Manokwari. Kolaborasi antara BGTK Papua Barat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga praktik-praktik pengelolaan sekolah yang baik dapat diperkuat dan memberikan dampak nyata terhadap mutu pembelajaran serta layanan pendidikan bagi peserta didik.

Pada akhirnya, penguatan Manajemen Berbasis Sekolah diharapkan mampu mendorong kepala sekolah untuk menjadi pemimpin pembelajaran yang mampu menggerakkan seluruh warga sekolah. Sekolah yang dikelola dengan baik bukan hanya memiliki administrasi yang tertib, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas, inklusif, aman, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

katatanahpapua.com adalah bagian dari jaringan media katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x