Oplus_16908288Sorong,katatanahpapua.com — Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Papua Barat Daya angkat bicara menanggapi klaim sekelompok pihak yang mengatasnamakan “PPP Papua Raya”.
DPW PPP Papua Barat Daya menegaskan seluruh pengurus dan kader di wilayahnya tetap solid serta tegak lurus mengawal instruksi dan kepemimpinan sah DPP PPP di bawah Ketua Umum Muhamad Mardiono hasil Muktamar X di Ancol, Jakarta.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW PPP Papua Barat Daya, Ruslan Rasid, merespons beredarnya pernyataan sikap yang mengklaim mewakili enam provinsi di Tanah Papua terkait evaluasi kepemimpinan pusat dan mendorong nama tertentu sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jendral DPP PPP.
“Kami perlu meluruskan secara tegas bahwa klaim yang mengatasnamakan seluruh pengurus PPP Papua Raya itu tidak mencerminkan sikap resmi DPW PPP Papua Barat Daya. Kami di Papua Barat Daya tidak pernah terlibat, diajak berkomunikasi, maupun menyetujui pernyataan sikap yang mengganggu kondusivitas internal partai tersebut,” kata Ruslan Rasid dalam keterangan resminya kepada wartawan, Sabtu (31/10/2026).
MEKANISME PARTAI HARUS DIHORMATI!
Ruslan Rasid menilai, narasi yang diusung oleh kelompok tersebut memicu simpang siur di tengah konsolidasi organisasi yang sedang berjalan di tingkat bawah.
Menurutnya, dinamika politik internal seharusnya disikapi dengan bijak melalui saluran resmi organisasi yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP, bukan lewat manuver opini publik.
“PPP adalah partai besar berbasis keumatan yang memiliki tata kelola dan aturan main yang jelas. Kepemimpinan Bapak Muhamad Mardiono saat ini memiliki legitimasi hukum dan organisasi yang sah untuk menjalankan fungsi kepemimpinan nasional dan mengawal kerja-kerja konsolidasi partai hingga ke daerah,” tegas Ruslan Rasid.
Ia mengimbau kepada oknum-oknum yang mengatasnamakan pengurus kawasan Papua untuk tidak membuat klaim sepihak yang merugikan nama baik struktur partai resmi di daerah.
“Menjual nama ‘Papua Raya’ seolah-olah seluruh enam provinsi bersepakat adalah kekeliruan besar. Kami di Papua Barat Daya menegaskan tidak ada mandat yang diberikan kepada siapa pun untuk membuat manuver politik yang mendiskreditkan DPP,” tambah Ruslan.
FOKUS KONSOLIDASI DAN AGENDA DAERAH
Lebih lanjut, Ruslan Rasid menjelaskan bahwa DPW PPP Papua Barat Daya saat ini berfokus penuh pada penguatan basis massa, penataan struktur hingga tingkat ranting, serta pengawalan agenda-agenda strategis di daerah otonom baru (DOB) Papua Barat Daya.
Menurutnya, energi partai di daerah tidak boleh dihabiskan untuk polemik kepemimpinan yang telah selesai di tingkat aturan organisasi. Kader di daerah lebih membutuhkan kepastian kerja-kerja politik kerakyatan dibanding manuver yang memperkeruh suasana.
“Tugas utama kami saat ini adalah bagaimana PPP hadir memberi solusi bagi masyarakat Papua Barat Daya, membangun sinergi pembangunan daerah, dan memperkuat basis konstituen. Kinerja DPP di bawah pimpinan Pak Mardiono terus memberikan perhatian penuh terhadap percepatan pembangunan struktur partai di wilayah DOB seperti Papua Barat Daya ini,” tuturnya.
Ruslan Rasid menambahkan bahwa perhatian DPP PPP terhadap dinamika dan aspirasi kader di wilayah Papua sangat tinggi, terbukti dengan terbukanya akses komunikasi serta bantuan konsolidasi yang terus mengalir dari pusat ke daerah.
IMBAUAN JAGA SOLIDITAS KADER
Menutup penjelasannya, Sekwil DPW PPP Papua Barat Daya ini mengimbau kepada seluruh pengurus DPC kabupaten/kota dan seluruh simpatisan PPP di Papua Barat Daya agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bersumber dari keputusan resmi partai.
“Kami mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus DPC, PAC, hingga ranting se-Papua Barat Daya untuk tetap tenang, rapatkan barisan, dan fokus pada agenda pergerakan partai. Mari kita jaga marwah dan soliditas PPP. Jangan biarkan perpecahan mengganggu cita-cita bersama membesarkan rumah besar kita ini di Tanah Papua,” ujar Ruslan Rasid.
Ruslan Rasid optimistis dengan soliditas yang terjaga, PPP akan mampu bangkit dan meraih kepercayaan penuh masyarakat, khususnya di wilayah Papua Barat Daya pada kontestasi politik mendatang.
“Persatuan adalah kunci utama. Sesuai prinsip PPP, kita satu tujuan. Mari kita kawal keputusan kepemimpinan partai yang sah demi kejayaan PPP di masa depan,” pungkasnya.





Tidak ada komentar