Top! IBK Nitro-Koperasi Homestay Malaysia Saling Kunci Sinergi Kewirausahaan Sosial

Kata Tanah Papua
10 Okt 2026 23:51
Pendidikan 0 12
2 menit membaca

Makassar,katatanahpapua.com — Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro resmi menjalin kerja sama strategis dengan Koperasi Homestay Teluk Ketapang asal Malaysia.

Langkah ini diwujudkan melalui gelaran kolokium dan seminar bersama untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan sosial (sociopreneur) berbasis komunitas di kawasan ASEAN. Pertemuan lintas negara tersebut berlangsung di Makassar pada Sabtu (10/10/2026).

Sinergi ini mempertemukan kalangan akademisi perguruan tinggi dengan praktisi kewirausahaan sosial yang selama ini fokus pada pemberdayaan masyarakat secara langsung.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor IBK Nitro, Dr H Muh Hatta Alwi, serta Pengerusi Koperasi Homestay Teluk Ketapang Malaysia, MD Azmi Bin A Aziz.

Acara kolokium ini menjadi bagian dari rangkaian agenda tahunan Celebes Summit on Education and Culture.

Perhelatan internasional tersebut digagas oleh PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang berkolaborasi dengan South East Asia Academic Mobility (SEAAM), dan berlangsung mulai 9 hingga 11 Oktober 2026.

Perwakilan penyelenggara dari SEAAM, Ismail Suardi Wekke, menegaskan bahwa kerja sama ini diposisikan sebagai langkah nyata, bukan sekadar agenda seremonial di atas kertas.

“Kolaborasi ini bukan sekadar pertemuan seremonial, tetapi langkah nyata dalam membangun ekosistem sociopreneur di tingkat ASEAN,” kata Ismail Suardi Wekke dalam keterangan tertulisnya.

Ismail mengungkapkan bahwa inisiatif ini dirancang khusus untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan dampak ekonomi riil kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi antara kampus dan praktisi di lapangan menjadi kunci lahirnya berbagai inovasi sosial.

“Kami berharap mahasiswa dan akademisi IBK Nitro dapat belajar langsung dari keberhasilan Koperasi Homestay Teluk Ketapang dalam mengelola pariwisata dan ekonomi berbasis komunitas,” ujar Ismail.

Tak hanya sektor pendidikan dan Koperasi, keterlibatan pengelola Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga dinilai menjadi bentuk dukungan lintas sektor yang sangat krusial. Kehadiran pihak otoritas kebandarudaraan diharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan pariwisata serta konektivitas ekonomi regional.

“Celebes Summit on Education and Culture menjadi jembatan strategis yang menghubungkan potensi unggulan lokal Sulawesi Selatan dengan pengalaman dan jaringan internasional,” jelasnya.

Ismail menambahkan, keberlanjutan dari hasil kolokium ini akan dikawal ketat melalui berbagai program konkret ke depan. Pihaknya berkomitmen agar diskusi yang terbangun tidak berhenti pada nota kesepahaman semata.

“Kerja sama ini dilanjutkan dengan program pertukaran, riset aksi, dan pendampingan masyarakat secara berkelanjutan,” tutup Ismail.

Melalui kerja sama lintas batas ini, IBK Nitro dan Koperasi Homestay Teluk Ketapang optimistis mampu melahirkan model bisnis sosial baru yang tahan banting sekaligus memberikan dampak kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat lokal di Indonesia dan Malaysia.

katatanahpapua.com adalah bagian dari jaringan media katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x